Top

"Best Solution to Go Online"

Web Development & Consultant in Jakarta

Dunia Online - Jasa Konsultan Pembuatan Website , Online Store, Aplikasi Berbasis Web dan Strategi Branding Online Profesional di Jakarta

Artikel Dunia Online

Diposting tanggal : 22 August 2015

Sudah kami bahas sebelumnya bahwa untuk memiliki website, anda harus memiliki nama domain dan juga server atau hosting server. 

Hosting server adalah server dimana file-file dan data website kita disimpan agar bisa diakses melalui jaringan internet. Sebagai pemilik website, meskipun anda menyerahkan pengurusan hosting server anda ke jasa pembuatan website atau ke webmaster anda, ada baiknya jika anda memahami beberapa informasi dasar seputar hosting server ini, antara lain :

1. Masa Sewa

Penggunaan hosting server umumnya diberlakukan sistem sewa selama jangka waktu tertentu. Ada yang bulanan serta tahunan. Artinya anda harus memperpanjang masa sewa hosting anda setiap kali masa sewanya berakhir. Lalai atau lupa memperpanjang akan berakibat hosting server terhapus dan anda kehilangan data-data website milik anda. 

2. Kapasitas Hosting (Space)

Hosting server biasanya tersedia dalam kapasitas-kapasitas atau space tertentu, misalnya 100 MB, 500 MB, 1 GB, 2GB dan seterusnya. Anda dapat memilih kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan anda. Silahkan konsultasikan dengan webmaster anda berapa kapasitas optimal yang anda butuhkan. Semakin besar isi website anda maka kapasitas hosting yang anda butuhkan juga akan semakin besar. Besarnya isi website selain ditentukan oleh jumlah file sistem website, juga banyaknya jumlah data yang anda masukkan serta jumlah file gambar yang anda upload ke website anda. Untuk website-website dinamis biasanya kebutuhan space hosting akan terus meningkat seiring bertambahnya konten-konten website anda.

Jika anda menggunakan email POP3/SMPT dan menyimpan data email anda di server, maka jumlah data dalam email anda juga ikut menghabiskan jatah space yang ada. 

3. Bandwith

Selain tersedia dalam kapasitas (space) tertentu, hosting server juga memiliki batasan bandwith tertentu. Banyak pemilik website yang masih sulit membedakan antara kapasitas (space) dan bandwith hosting server. Jika kapasitas (space) adalah besaran ruang server yang mampu menyimpan file dan data maka bandwith adalah besaran atau volume data yang dapat ditransfer dalam periode waktu tertentu. Umumnya bandwith server dihitung atau berlaku bulanan. 

Misalnya anda menyewa hosting server dengan kapasitas 100 MB dan mendapatkan fasilitas bandwith 4 GB, artinya website anda memiliki jatah transfer data sebesar 4 GB selama 1 bulan. Jika di pertengahan bulan jatah transfer data atau bandwith anda sudah terpakai semua, maka website anda menjadi tidak dapat diakses hingga awal bulan berikutnya, kecuali anda melakukan upgrade hosting. 

Lantas apa saja yang dapat menghabiskan jatah bandwith? Tentunya semua aktifitas yang terjadi di server anda mengkonsumsi bandwith. Setiap kali halaman website anda dibuka, setiap kali anda mengupload atau mengedit konten website anda, mengirim dan menerima email, akan mengkonsumsi bandwith anda. Artinya, semakin tinggi aktifitas di website anda, makin banyak pengunjung website anda maka akan semakin cepat menghabiskan jatah bandwith. 

Demikian semoga informasi diatas dapat bermanfaat.